Jumat, 02 Desember 2011

KARYA TULIS ILMIAH

      Karya tulis ilmiah disebut juga karangan ilmiah yaitu karangan yang menyajikan fakta secara sistematis serta menggunakan metode penulisan yang benar. Sistematis karangan ilmiah adalah aturan meletakkan bagian-bagian karangan ilmiah itu.
A. Memahami Karya Ilmiah
1.      Bagian pembuka yang terdiri atas:
a.       Kulit luar
b.      Halaman judul
c.       Halaman pengesahan (jika ada)
d.      Prataka
e.       Daftar isi
f.       Daftar table,gambar,grafik (jika ada)
2.      Bagian inti atau isi yang terdiri atas:
a.       Bab Pendahuluan
b.      Bab Analisis / pembahasan
c.       Ban Simpulan dan Saran
3.      Bagian terakhir adalah penutup karangan yang diletakkan setelah bab simpulan / saran, yang terdiri atas:
a.       Daftar Pustaka
b.      Indeks (jika perlu)
c.       Lampiran (jika perlu)

Ø  Bagian Pembuka Karangan Ilmiah
1.      Kulit luar, berisi:
                                            i.            Judul karangan dan anak judul
                                          ii.            Keperluan penyusunan
                                        iii.            Nama penyusun
                                        iv.            Nama lembaga pendidikan
                                          v.            Nama kota tempat lembaga pendidikan
                                        vi.            Tahun penyusunan
2.      Halaman judul, ditulis sama persis dengan judul kulit luar.
3.      Halaman pengesahan, disediakan untuk mencantumkan nama pembimbing atau orang yang bertanggungjawab atas keaslian karangan ilmiah yang disusun.
4.      Halaman Kata Pengantar, menggambarkan secara umum maksud dan tujuan penulis menyusun karangan ilmiahnya. Unsure-unsur yang harus dicantumkan dalam kata pengantar adalah:
                                            i.            Ucapan puji syukur kepada Tuhan
                                          ii.            Penjelasan latar belakang penyusunan karangan, informasi, bantuan, dan arahan dari berbagai pihak
                                        iii.            Ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga karangan imliah dapat terselesaikan
                                        iv.            Penyebutan nama tempat, tanggal, tahun penulisan, dan nama penyusun.
5.      Halaman Daftar Isi, memuat petunjuk urutan isi karya tulis. Hamper seluruh unsur yang terdapat dalam karya tulis dicantumkan secara rincian berikut nomor halamannya.

Ø  Bagian Inti Karangan Ilmiah
1.      Bab pendahuluan, berisi hal-hal umum sebagai landasan dan arah kerja penyusun dan berfungsi mengantarkan isi naskah. Bab ini meliputi:
a.       Latar Belakang Masalah, yaitu alas an penulis mengambil judul itu dan manfaat praktis dari arya tulis tersebut.
b.      Tujuan Pembahasan, berisi garis besar tujuan pembahasan dengan jelas atau gambaran hasil yang akan dicapai.
c.       Ruang Lingkungan atau Pembatasan Masalah, berisi penjelasan atau pembatasan masalah yang dibahas. Pembatasan masalah itu harus rinci dan dirumuskan secara tepat.
d.      Anggapan Dasar atau Hipotesis, yaitu menyatakan umum yang kebenarannya tidak diragukan lagi. Anggapan dasar inilah yang akan memberikan arah kepada penulis dalam mengerjakan penelitian.
e.       Sumber Data atau Metode. Sumber data perlu dicantumkan agar pembaca mengetahui masalah yang menjadi dasar pembahasan dan bukti kebenaran masalah. Metode adalah seperangkat cara atau sistim yang diterapkan dalam menyusun suatu karya ilmiah.
2.      Bab Simpulan dan Saran, berisi gambaran umum keseluruhan analisis dan releransinya dengan hipotesis yang sudah dikemukakan. Simpulan ini diperoleh dari keseluruhan uraian. Saran penulis umumnya berkaitan dengan metodologi penelitian lanjutan, penerapan hasil penelitian, dan beberapa usul yang relevan dengan kendala atau hambatan yang dihadapi selama penelitian.

Ø  Bagian Penutup
1.      Daftar Pustaka, mencantumkan semua kepustakaan yang dijadikan acuan atau landasan penyusun karangan ilmiah dan kepustakaan yang merupakan bahan bacaan. Daftar pustaka tercantum dihalaman tersendiri setelah halaman simpulan. Semua pustaka acuan yang dicantumkan dalam daftar pustaka itu disusun menurut abjad nama pengarang atau lembaga yang menerbitkannya termasuk tahun penerbitannya.
2.      Lampiran, penulisan lampiran dapat berupa table,gambar, bagan, peta instrument / korpus peta.


B. Langkah Menyusun Karya Ilmiah
            Langkah-langkah menyusun karya ilmiah adalah sebagai berikut:
1.      Memilih masalah / topik
2.      Menentukan judul
3.      Membuat kerangka karangan
4.      Mencari bahan dan keterangan
5.      Mengumpulkan keterangan
6.      Mengamati objek secara langsung
7.      Mengadakan uji coba
8.      Mengadakan bahan
9.      Mengonsep karya ilmiah
10.  Membaca
11.  Memeriksa kembali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar