TIPS MENGHADAPI UJIAN NASIONAL
Tips ini saya dapatkan dari sekolah menengah pertama
saya, namun tips ini juga dapat digunakan oleh semua jenjang pendidikan, semoga
dapat membatu dalam persiapan menghadapi ujian khususnya UJIAN NASIONAL.
Sesungguhnya sangat aneh jika mendengar ada siswa
yang merasa takut dan cemas dalam menghadapi UJIAN NASIONAL, mengapa demikian?
Bukankah sebenarnya UN adalah hal yang ditunggu setelah 3 tahun belajar di SMP.
Tetapi mengapa ketika yang ditunggu dating justru siswa tidak PD (Percaya
Diri). UN sesungguhnya adalah hal yang biasa saja artinya sama dngan tes-tes
lainnya seperti ulangan semester dan bahkan juga sama dengan ulangan harian.
Yang membuat UN menjadi istimewa adalah karena keberhasilan pada UN akan ikut
menentukan kelulusan dan juga menentukan kelangsungan pendidikan ke jenjang
berikutnya.
Pengalaman membuktikan bahwa hanya yang benar-benar
siaplah yang akhirnya mampu mencapai tujuan lewat UN. Kesalahan-kesalahan kecil
tidak jarang menjadi awal kegagalan dalam UN. Berikut ini adalah hal-hal tehnis
yang tidak boleh diabaikan dalam menghadapi UN.
SATU HARI MENJELANG
HARI-H
1. Pastikan
bahwa mental anda siap untuk bertarung di keesokan harinya. Caranya dengan
banyak berdo’a dan mengulang kembali materi yang sudah anda kuasai untuk
membangun kepercayaan diri. Jangan paksakan untuk menguasai materi yang saat
ini belum anda kuasai, karena hal itu dapat meruntuhkan kepercayaan diri anda.
Ingat materi yang belum anda kuasai bukan satu satunya materi yang akan muncul
di UN.
2. Pastikan
bahwa stamina fisik anda cukup prima untuk menghadapi UN keesokan harinya
karena tanpa stamina yang cukup bias berdampak pada konsentrasi anda dalam
menghadapi soal. Tidur/istirahatlah yang cukup dan makan makanan yang bergizi
serta berolahraga ringan.
3. Siapkan
seluruh perlengkapan yang diperlukan untuk UN mulai dari baju, celana/rok yang
akan dipakai, sepatu, kartu peserta, pensil (minimal 2-3 batang yang sudah
diraut), karet penghapus, peraut pensil, dan bolpoint.
HARI-H UJIAN NASIONAL
1. Sebelum
berangkat ke tempat tes, periksa kembali perlengkapan yang diperlukan.
2. Berangkatlah
jangan terlalu pagi dan jangan terlalu siang (mepet). Usahakan anda tiba
ditempat tes 30 menit atau maksimal 40 menit sebelum tes dimulai. Terlalu lama
ditempat tes sebelum mulai hanya akan membuat anda semakin cemas. Namun kalau
terlalu mepet apalagi terlambat akan membuat anda bingung dan tidak tenang.
3. Jangan
lupa memohon restu kepada orang yang anda cintai dan mencintai anda, khusunya
orangtua.
4. Pada
saat menghadapi tes kerjakan soal soal yang paling mudah terlebih dahulu. Ingat
semua soal mempunyai bobot yang sama. Dan jangan lupa awali dengan berdoa.
5. Periksa
kembali Lembar Jawam Ujian Nasional (LJUN) anda sebelum anda tinggalkan.
Periksa apakah seluruh isian pada LJUN sudah terisi dengan benar. Akhiri dengan
berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT.
SETELAH UJIAN NASIONAL
1. Setelah
selesai tes hari pertama, jangan pernah membahas soal tes yang sudah berlalu
dengan siapapun karena tidak ada untungnya dan tidak merubah apapun.
Berkonsentrasilah untuk menghadapi tes hari kedua dan seterusnya.
2. Setelah
UJIAN NASIONAL selesai, segera fokuskan persiapan Ujian Nasional.
PENTING!!!
JANGAN GANGGU
PERSIAPAN ANDA DENGAN ISYU ISYU MENYESATKAN SEPERTI DAPAT BOCORAN SOAL DLL.
YAKINKAN DIRI
ANDA BAHWA ANDA MAMPU MENJADI YANG TERBAIK.
GOOD LUCK…..
`-`
Rokok memang tak dapat dipisahkan dari
kehidupan,khususnya bagi kaum pria. Saat ini rokok semakin menguatirkan.
Tingginya kematian akibat rokok melebihi jumlah manusia yang mati akibat
HIV/AIDS, dan membunuh lebih banyak manusia disbanding kecelakn dan pembunuhan
di sengaja.
Satu berita yang lebih membuat kita miris adalah
kenyataan bahwa 25% perokok, mulai merokok aktif sejak usia dibawah 10 tahun.
Data tersebut belum termasuk data anak-anak perokok pasif yang menghirup asap
rokok di lingkungan sekitarnya. Perokok pasif adalah mereka yang tidak merokok
namun mendapatkan akibat dari asap rokok. Data WHO menyebutkan, sekitar 700
anak menghirup udara yang tercemar asap rokok, terutama di dalam rumah.
Rokok,
juga telah menjadi penyebab sakit dan matinya sumber daya manusia di muka bumi,
karena terdapat beberapa kemungkinan yaitu:
·
90% terkena penyakit
kanker paru
·
75% terkena penyakit
paru obstruksi kronis (PPOK)
·
25% terkena penyakit
jantung
·
Pada perempuan hamil,
rokok dapat menyebabkan bayi lahir sebelum waktunya dan mengalami perlambatan
pertumbuhan.
·
Meningkatkan
kemungkinan kematian perinatal (kematian saat lahir)
Nah,
tidakkah sebaiknya kita bias menghentikan atau meminimalisir merokok,khusunya
pria.
Berhenti Merokok:
Berhenti
merokok memang tidak mudah. Menurut Dr. Aulia Sani SpJP(K),FJCC,FIHA, sulit
berhenti merokok disebabkan oleh tiga hal, yaitu:
i.
Pertama adalah kondisi
fisiologis tubuh yang telah terbiasa dengan rasa nikmat yang ditimbulkan
nikotin. Penghentian konsumsi rokok secara tiba-tiba akan memunculkan rasa
ketagihan rasa nikmat yang dihasilkan nikotin.
ii.
Kedua adalah kondisi
psikologis perokok. Ketika berhenti merokok, seseorang akan merasa mudah cemas,
tidak percaya diri, kemampuan mengingat berkurang, kecerdasan menurun, mood
labil, dan nafsu makan meningkat. Semua itu disebabkan oleh menurunnya kadar
nikotin dalam tubuh. Penurunan kadar nikotin tersebut menghasilkan penurunan
kadar zat yang menimbulkan rasa nikmat dan percaya diri.
iii.
Ketiga adalah
kebiasaan. Kebiasaan yang dimaksud adalah kegitan yang rutin dikerjakan
seseorang sambil merokok, misalnya merokok setelah makan, merokok sesudah mengajar,
sampai merokok ketika buang air besar. Dengan kebiasaan tersebut, berhenti
merokok akan menjadi lebih sulit karena setip kali kebiasaan tersebut dilakukan
akan mengingatkan seseorang untuk merokok.
Karena tiga hal tersebut, berhenti merokok dirasakan
sangat sulit dan mustahil. Padahal, akibat dari konsumsi rokok adalah penyakit
dan kematian.
Pada kenyataannya, semua efek yang ditimbulkan
nikotin tersebut bersifat semu. Jika kebiasaan merokok dihentikan, mka semua
efek hebat tersebut akan sirna. Selain semu, rasa nikmat yang ditimbulkan
nikotin dalam jangka panjang juga membuat tubuh bertoleransi dan akhirnya
membutuhkn pasokan nikotin lebih banyak lagi. Hal tersebut dirasakan perokok
sebagai keinginan untuk menambah jumlah rokok perhari dan meningkatkan kekuatan
penghisapan saat merokok.
Untuk membantu
proses berhenti merokok, para ahli telah
membuat banyak terobosan. Beberapa waktu lalu dikeluarkan obat untuk berhenti
merokok dalam berbagai macam bentuk. Terapi tersebut diberikan dalam bentuk
patch, permen karet, obat hirup, obat semprot, obat semprot hidung, dan tablet
hisap.
Berhenti
merokok adalah satu-satunya jalan untuk terhindar dari berbagai penyakit yang
kerap mengintai perokok, termasuk kematian dini akibat rokok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar